BAB 6

 Bagian A — Syaikh Abdur Rauf as-Singkili

Tiga karya tulis yang dikenal

Tafsir Tarjuman al-Mustafid (tafsir Al-Qur'an berbahasa Melayu/Arab-Melayu). �

Jic Nusantara + 1

Mirʼat al-Thullab (kitab fiqih/pendidikan hukum). �

Academia

Mawaʼiz al-Badiʼ (kumpulan nasihat/ceramah). �

Academia

Peran dalam perkembangan Islam di Nusantara

Menjadi mufti/qadi di Kesultanan Aceh, menyusun kitab-kitab berbahasa Melayu sehingga ilmu agama lebih mudah diakses, memperkuat pendidikan Islam melalui dayah/zawiyah (pusat pengajaran), serta menyebarkan tarekat Sufi (khususnya Shattariyah) yang disalurkan dengan penekanan pada kepatuhan syariat. Karya-karyanya mempengaruhi lembaga pendidikan dan ulama di Sumatra hingga wilayah Melayu lainnya. �

ResearchGate + 1

Keteladanan yang dapat diambil

Tekun menuntut ilmu sampai ke Makkah–Madinah, menggabungkan ilmu syarʼi dan tasawuf dengan moderasi, menulis dengan bahasa yang mudah dimengerti masyarakat, serta mengabdikan ilmu untuk pendidikan dan kemaslahatan umat. �

Jic Nusantara + 1

Bagian B — Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari

Sebutkan kitab karya beliau

Kitab paling terkenal: Sabil al-Muhtadin (Sabil al-Muhtadin li al-Tafaqquh fi Amr al-Din). �

catalogue.nla.gov.au + 1

Peran dalam perkembangan Islam di Nusantara

Sebagai mufti/fakih di Kesultanan Banjar, pelopor pengajaran hukum Islam di Kalimantan Selatan, penulis banyak kitab rujukan fiqh dan aqidah, serta pendiri model pendidikan terpusat (pesantren) di wilayah yang dikenal sebagai Kampung Dalam Pagar — yang menjadi pusat pengkaderan ulama Banjar. �

Republika Online + 1

Keteladanan yang dapat diambil

Kecintaan pada ilmu hingga menulis karya besar, membangun lembaga pendidikan untuk regenerasi ulama, dedikasi sosial (pembangunan irigasi/pertanian bersama rakyat), dan komitmen terhadap moderasi fiqih serta pengajaran yang terstruktur. �

NU Online + 1

Jawaban tambahan yang diminta

Apa yang kamu ketahui tentang Syiah Kuala?

Syiah Kuala (Teungku Syiah Kuala) adalah gelar/populer bagi Tengku/Teungku Abdur Rauf as-Singkili di Aceh — ulama besar, mufti dan pendidik yang makamnya di Banda Aceh menjadi tempat ziarah. Nama Syiah Kuala juga diabadikan pada Universitas Syiah Kuala. Gelar ini tidak ada kaitannya dengan ajaran Syiah; itu nama tempat/gelar lokal. �

lamdingin-gp.bandaacehkota.go.id + 1

Pelajaran dari beliau pernah belajar di Makkah & Madinah

Nilai penting: menuntut ilmu tidak mengenal batas daerah, pentingnya jaringan ulama internasional, kerendahan hati belajar langsung dari pusat-pusat ilmu, serta mengembalikan ilmu untuk mendidik masyarakat lokal. (Pelajaran praktis: usaha keras + ilmu yang diambil harus dikembalikan untuk kemaslahatan.) �

ResearchGate + 1

Tarekat yang diajarkan oleh Syaikh Abdur Rauf as-Singkili

Utamanya Shattariyah (Syattariyah) — beliau mendapat sanad/otorisasi tarekat dari guru-guru Timur Tengah dan menyebarkannya di Aceh. �

Grokipedia

Apa itu “Kampung Dalam Pagar” pada masa Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari?

Kampung Dalam Pagar adalah kawasan yang dibuka/dipadukan oleh Syekh Muhammad Arsyad sebagai pusat pendidikan (semacam pesantren terintegrasi). Nama muncul karena tanah yang dipagari untuk kegiatan pengajaran itu; lama-kelamaan berkembang jadi desa pelopor pendidikan Islam di Banjar. Banyak kitab dan ulama kelahiran daerah ini. �

beritabanjarmasin.com + 1

Uji Kompetensi 1 — Pilihan ganda (jawaban)

d. Syattariah (Shattariyah). �

Grokipedia

a. Mir’at at-Tullab fi Tahsil Ma’rifatil Ahkam… (Mirʼat al-Thullab). �

Academia

d. Tarjuman al-Mustafid. �

Jic Nusantara

c. selalu tekun, gigih, dalam belajar dan mensyiarkan agama Islam sebagaimana yang dilakukan Syaikh Abdur Rauf as-Singkili. �

ResearchGate

d. Muhammad Arsyad al-Banjari. �

Republika Online

a. Sabil al-Muhtadin. �

catalogue.nla.gov.au

c. selalu semangat dan tidak pernah berhenti menuntut ilmu. �

Republika Online

Comments

Popular posts from this blog

jawaban diskusi ski

Berlari saat sore hari pada saat hujan

jawaban kisi kisi asas ski